Abuba Steak Steak Abuba Steak Manjakan Pelanggan Setia

Abuba Steak Manjakan Pelanggan Setia



Abuba Steak Manjakan Pelanggan Setia – Kebanyakan pecinta steak di sekitar JABODETABEK sudah tidak asing lagi dengan ABUBA Steak. Menyajikan bistik berbumbu khas Indonesia, restoran ini merupakan pionir yang sudah berdiri sejak tahun 1992.

Abuba Steak Manjakan Pelanggan Setia

abuba.co.id – Sejak didirikan, ABUBA berusaha mengubah mitos bahwa makan steak tidak harus membayar harga selangit, melainkan steak tidak hanya dimakan oleh pengelola, karena semua orang berhak menikmati steak.

Baca Juga : Menu Abuba Steak dengan Aroma Daging Bakar Yang Mantap

Dan dimulai dari jalan di kawasan Kemang, ABUBBA Steak sudah memiliki 20 cabang di JABODETABEK dan 3 cabang di Bandung. Muhammad Ali ketika kami bertemu setelah memenangkan Lomba Makan Wagyu 1.1kg ABUBA Steak 2016

Pertengahan tahun 1994-1995 saya sering melewati Jalan Cipete Raya. Datang dari Fatmawat ke Jalan Antasar, saat mendekati ujung Jalan Cipete Raya, Anda akan selalu melihat asap mengepul dari sisi kanan jalan, mengeluarkan bau daging gosong yang sangat menyengat.

Setiap orang yang lewat pasti memperhatikan si kecil yang berdiri di pinggir jalan. ABUBA Steak Cipete bisa disebut markas dan memiliki sejarah tersendiri yang membuktikan kegigihan Abu Bakar (kata ABUBA berasal dari nama pengusaha ini) dalam bisnis makanan steak selama 24 tahun.

Saat ini saya juga mengikuti perkembangan bagaimana ABUBA Steak Cipete memperluas wilayahnya karena tidak bisa lagi menerima pengunjung. Jika sebelumnya ABUBA Steak Cipete hanya bisa dijangkau melalui Jalan Cipete Raya, kini area restonya diperluas semakin jauh ke belakang sehingga bisa digunakan tidak hanya sebagai tempat parkir, tapi juga sebagai alternatif pintu masuk dan keluar Jalan Gaharu.

kecuali melalui Jalan Cipete Raya. Maka pada tanggal 10 Desember 2016 kebetulan saya berkesempatan untuk mengikuti ABUBA Steak Cipeto bersamaan dengan Lomba Makan Wagyu 1.1kg yang merupakan bagian dari Festival Wagyu.

Porsi Besar

Ya teman saya benar ini benar-benar kontes makan steak 1,1kg dengan sayuran dan kentang khas ABUBA. Saya kasih gambaran, steak ukuran normal yang biasanya disajikan beratnya rata-rata 200-350g. Bisakah Anda bayangkan bagaimana rasanya makan steak yang ukurannya lima kali lipat.

Wagyu Food Competition yang sudah berjalan selama 3 tahun ini sengaja diselenggarakan untuk menghormati pelanggan setia ABUBA Steak. Seluruh nasabah ABUBA dapat berpartisipasi, asalkan telah melakukan minimal 1 juta transaksi (collectible).

Namun sebelum memasuki tahap Lomba Makan Wagyu, para kontestan diseleksi dalam 3 tahap. Tahap pertama, pertanyaan tentang Wagyu dan pengetahuan ABUBA dijawab, tahap kedua keterampilan mengupas kentang peserta diuji dan terakhir peserta ditantang dalam simulasi untuk menjadi pelayan di ABUBA Steak Cipete.

Pesaing yang lolos 3 tahap ini berhak mengikuti Lomba Makan Wagyu 1,1kg 2016 dan dapat memperebutkan INR 10 juta untuk peserta makan Wagyu tercepat dan INR 5 juta untuk peserta tercepat kedua. Peserta harus mengkonsumsi total 1,8 kg yang terdiri dari 1,1 kg sayuran dan kentang judul Wagyu dan ABUBA.

Muhammad Ali dari Depok memenangkan kompetisi 1.1kg Wagyu 2016 tahun ini. Pria jangkung ini adalah penikmat steak sejati dan pelanggan setia ABUBA Steak. Jujur saja, dari awal saya tertarik melihat teknik Muhammad Ali saat mengonsumsi 1,1 kg wagyu bersama sayuran dan kentang.

Masakan Yang Lezat

Hal pertama yang dilakukan Muhammad Ali adalah memisahkan daging dari lemaknya dan menghabiskan dagingnya terlebih dahulu. Setelah daging siap, Muhammad Ali hanya makan sayur dan kentang. Menurut Muhammad Ali, makan sayur (jagung, wortel, brokoli) dan kentang adalah perjuangan yang sangat berat.

Tekstur kentang yang lembut seharusnya mudah dimakan, tetapi ternyata tidak. Saat perut sudah kenyang, sangat sulit untuk menelan kentang dari tenggorokan dan hanya mengumpulkannya di mulut.

Urusan kentang sudah selesai, masalah terakhir adalah bagaimana memanfaatkan lemak yang dipisahkan dari dagingnya. Muhammad Ali membagi lemak ini terakhir karena dia tidak terlalu menyukai bau lemaknya sehingga dia memutuskan untuk memakannya pada akhirnya.

Muhammad Ali juara tahun ini

Dan ternyata strategi tersebut berhasil, dalam waktu kurang lebih 23 menit Muhammad Ali berhasil menghabiskan 1,8 kg Wagyu beserta sayuran dan kentang spesial ABUBA.

Berjuang tiga hari tanpa nasi, hanya makan buah, jus dan susu membawa hasil maksimal bagi Muhammad Ali. Bagaimana teman-teman. Mau coba ikutan Wagyu Food Competition 2017 besok…? Jika Anda tertarik, silahkan cari tahu Restoran ABUBA Steak terdekat dan ikuti semua persyaratannya, siapa tahu Anda akan menjadi pemenangnya.

Merintis bisnis kuliner makanan steak Barat, ABUBA Steak menawarkan berbagai macam steak dari lokal, Wagyu, Australia, Selandia Baru hingga Amerika Serikat (AS). Didirikan pada tahun 1992, perusahaan ini kini telah berkembang menjadi puluhan outlet di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat dan selalu menjadi tujuan bagi Anda pecinta daging.

Hal ini karena ABUBA Steak dapat menawarkan kualitas daging terbaik dengan harga yang terjangkau. Menariknya, ABUBA Steak terus memperluas target pasarnya, terbukti dengan diluncurkannya steak vegan untuk para vegetarian.

Seri Promosi Kuliner Spesial HUT DKI Jakarta: Chatime Rp 17.000, Abuba Steak Rp 49,5rb Tentunya karena ada peluang bisnis yang menjanjikan, sangat menguntungkan jika Anda mencari kemitraan dalam bentuk bisnis waralaba dengan ABUBA Steak.

Peluang bisnis apa saja yang ada? Berikut laporan tahunan selengkapnya. Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Peluang Bisnis ABUBA Steak, Pelopor di Indonesia”.

Peluang Bisnis Franchise ABUBA Steak

Diperkenalkan di situs resminya, ABUBA Steak merupakan nama yang diambil dari singkatan nama pemiliknya yaitu Abu Bakar. Sedangkan pada tahun 1992, perusahaan ini memulai dengan mendirikan tenda jalan di kawasan Kemang Jakarta.

Pada tahun 1996, ABUBA Steak pindah ke lokasi strategis di Jalan Cipete Raya. Akhirnya pada tahun 2005, ketika anak laki-laki satu-satunya Ali Ariansyah yang baru saja lulus dari sekolah manajemen perhotelan di Swiss mencoba menjalankan bisnis ABUBA Steak, bisnis tersebut berkembang secara signifikan.

Abuba Steak yang berkembang pesat di tangan generasi kedua, lambat laun pengelolaan ABUBA Steak menjadi lebih modern dan sistematis. Terakhir, dengan bantuan perhitungan yang tepat dan cermat, manajemen dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk pemasaran.

Sejak saat itu, ABUBA Steak menjadi salah satu restoran terlaris dengan membuka beberapa cabang di berbagai lokasi. Tidak hanya menyasar kalangan menengah ke bawah, mereka juga mulai berinovasi agar makanan mereka dapat diterima oleh kalangan atas dan menyediakan daging dengan kualitas yang lebih baik.

Perlu dicatat bahwa restoran steak terkenal ini telah menerima beberapa penghargaan seperti keikutsertaannya dalam gerakan Kelompok Kontrol Kualitas Direktorat Material pada tahun 1996 dan Kuliner Daging AS oleh American Meat Export Foundation pada tahun 2000.

Itulah keistimewaan Abuba Steak dengan cita rasa original grill.Dengan performa dan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi, ABUBA Steak saat ini memiliki 26 cabang dengan sekitar 800 karyawan. Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Peluang Bisnis ABUBA Steak, Pelopor Bisnis Steak di Indonesia.