Abuba Steak Artikel,Informasi,Steak Semakin Seru, Abuba Hadirkan Kompetisi Makan Wagyu

Semakin Seru, Abuba Hadirkan Kompetisi Makan Wagyu



Semakin Seru, Abuba Hadirkan Kompetisi Makan Wagyu – Kemeriahan hari ulang tahun pemilik restoran ABUBA H. Abu Bakar disamakan dengan Lomba Makan Wagyu (WEC) di Abuba Cipete Jakarta Selatan tahun ini. Lebih dari 90 peserta menghadiri acara WEC ke-4. Namun, pada hari pelaksanaan, hanya 46 peserta yang dinyatakan lolos dan dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan. Terbagi menjadi tiga sesi, para peserta harus menyantap 1,2 kilogram steak daging sapi Wagyu.

Semakin Seru, Abuba Hadirkan Kompetisi Makan Wagyu

abuba – Selain steak, lauk seperti sayuran dan kentang yang menambah 1,5 kg dari total porsi harus digunakan. Sorakan penonton yang mendukung para kontestan menambah kemeriahan. Bayangkan peserta harus cepat makan 1,5 steak wagyu beserta lauk pendampingnya dalam waktu 15 menit. Ada yang langsung menggigit steak wagyu menjadi potongan besar, ada juga yang memotong kecil-kecil agar lebih mudah dikunyah. Pastinya bikin saya merasa “kenyang” saat melihatnya, apalagi para pesertanya.

Sangat meriah

Karena tidak ada yang mencetak rekor tahun lalu, kali ini para peserta diberi tenggang waktu. “Tahun ini kami kembali menyajikan wagyu 1,2kg karena tahun lalu tidak ada kompetisi yang bisa makan 1,5kg dalam 15 menit,” ujar Rahmat Yasir, CEO ABUBA Restaurant Operations. Apalagi WEC merupakan kompetisi rutin yang diselenggarakan oleh restoran ABUBA setiap tahunnya. Jadi jika Anda tidak bisa hadir tahun ini, Anda bisa mencoba hadir tahun depan. Siapa tahu kamu bisa menjadi pemenang dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta. Ah, benarkah?

Bagaimana jika Anda ingin mengikuti kontes

Nah, Restoran ABUBA yang merupakan salah satu pelopor restoran steak di Jakarta sejak tahun 1992 ini telah memperkenalkan signature dishnya WAGYU STEAK dalam beberapa tahun terakhir. Cukup dengan membeli makanan Wagyu dari program Wagyu Fest yang diadakan di waktu khusus. Tahun ini diselenggarakan dari 17 September hingga 31 Oktober 2018.

Baca Juga : Abuba Steak Manjakan Pelanggan Setia

Beli beberapa makanan Wagyu senilai minimal 1 juta, Anda akan mendapatkan tiket kompetisi. Namun jika Anda ingin segera meraih “Golden Ticket” tanpa harus mencapai nominal tersebut, cukup ikuti kompetisi Wagyu fast food pada acara WEC di toko ABUBA yang akan diumumkan di media sosial.

Ada yang spesial dari program Wagyu Fest ini, kamu bisa membeli wagyu steak yang empuk dan juicy ini dalam satu paket spesial. Apa lagi yang spesial? Kami menawarkan Daging Sapi Panggang Wagyu, Rib Eye (tingkat marmer 8-9, 6-7, 4-5) dan Sate Wagyu dengan harga terjangkau.

Rasanya lebih nikmat disajikan dengan 3 saus homemade yang berbeda, racikan spesial masakan ABUBA yaitu Barbekyu, Lada Hitam dan Saus Jamur. Plus, Anda mendapatkan teh lemon gratis setiap kali Anda membeli makanan Wagyu Fest. Dan dengan pembelian 2 kali makan Wagyu, juga ada dessert gratis berupa banana wrap dan ice cream. Sangat menyenangkan.

Di jejaring sosial (Facebook, Twitter, Instagram) dan selain ABUBA Steak, beberapa kegiatan lainnya juga mengadakan WagyuFest Photo Contest, dimana hadiah tertinggi setiap minggunya berupa uang tunai Rp 2.500.000 dan Voucher ABUBA Steak. Tahun ini juga menampilkan kompetisi Jingle Hunt dimana disaring 5 finalis dari ratusan kontestan yang tampil di panggung WEC. Para finalisnya keren banget.

Tak kalah hebatnya, total hadiahnya mencapai Rp 28 juta. Jadi kalau mau ikutan tahun depan, sering-sering makan enak di Abuba Steak. Ngomong-ngomong, pemenang WEC tahun ini memecahkan rekor dengan waktu 10 menit 14 detik dan bisa membawa pulang uang tunai 10 juta. Saya senang sekali.

Surga bagi para Carnivor

Sudah lama saya meninggalkan rumah, saya baru menyadari bahwa Lippo Cikarang Food Promenade kini memiliki ABUBA Steak (Abuba). Saya bahkan tidak tahu secara fisik proses membangun gedung hahaha. Jadi, begitu saya berjalan melewati kompleks tersebut, saya langsung takjub melihat logo Abuba yang begitu besar dan mengesankan hingga bisa dilihat dari jauh. “Ya, aku pasti menginginkannya sekarang,” komentar suamiku setengah tertawa, melihatku begitu bersemangat. Padahal, dia tahu betul bahwa Abuba adalah salah satu restoran favorit saya, karnivora sejati.

Surga pemakan daging kini hadir di Lippo Cikarang.

Restoran dengan lantai yang luas dan luas, Tidak lama kemudian saya akhirnya makan siang di sini bersama suami dan bungsu saya. Langsung ketagihan 45. Bukan hanya karena kangen banget makan di luar tapi juga karena reputasi brand-nya. Siapa yang tidak mengenal Abuba? Sebuah restoran steakhouse yang sudah memiliki nama dan elegan dengan kualitas makanannya.

Dengan rasa yang sudah di ujung lidah, kita hanya membutuhkan waktu 15 menit berkendara menuju Abuba yang masih berada di kawasan Lippo Cikarang, tempat kita tinggal selama 20 tahun. Jalanan sedikit lebih ramai dari biasanya karena ini akhir pekan. Setelah itu tempat parkir mobil dan motor penuh. Selain Abuba, kawasan ini juga memiliki Bebek Kaleyo, Total Buah, kafe dan resto ala Sunda yang sepertinya tidak buka selama pandemi.

Ketika kami tiba tidak ada aktivitas besar. Protokol kesehatan diisi di pintu masuk restoran. Para tamu cukup ramai. Tempat yang tersedia tampaknya hampir penuh. Ada sekelompok pekerja yang melakukan reservasi di area dengan meja panjang yang cukup tersembunyi dari keramaian. Di seberang mereka ada ruangan tertutup dengan jumlah meja yang terbatas.

Tepat di seberang pintu masuk terdapat hiasan dinding khusus dengan lambang Abuba dan tumbuhan atau dedaunan hijau. Hampir semua dinding eksterior dilapisi hingga ke langit-langit. Strategi aman menghemat listrik di siang hari. Pada salah satu tembok tinggi dengan dinding bata ekspos, tampak dihiasi tanaman artifisial yang senada dengan hiasan hijau yang menutupi tangga menuju lantai 2. Saat itu lantai 2 ditutup untuk renovasi. Tepat di bawah tangga, di dekat mesin kasir, ada 2 tempat untuk yang mau duduk di lantai.

Santapan Yang Lezat

Yang sangat menarik dan indah dipandang adalah ubin bermotif yang warnanya sama dengan ubin lain yang mendominasi hampir seluruh ruangan. Motifnya bermacam-macam, namun dengan tone warna dan karakter lukisan yang seragam. Saya sangat menyukai tembikar jenis ini. Gunakan bahkan di kamar tidur pribadi dan ruang belajar. Halo kepada seorang seniman yang telah menciptakan beberapa seni ubin yang sangat indah.

Yang paling saya suka adalah plafon di kamar yang begitu tinggi. Keadaan dimana kita tidak merasakan sembelit atau kekurangan udara. Ruangan tampak jauh lebih luas dan ringan. Cocok dan menyatu dengan sangat baik dengan dinding kaca. Lantai 2 telah diubah menjadi ruang loteng. Jadi rasanya masih bagian dari tanah di bawahnya.